Buku itu Abadi #1Day1Dream

Di penghujung bulan juga di penghujung tantangan #1Day1Dream, gue jadi belajar banyak hal. Sebagai anak kemarin sore, gue agak berat menjalani tantangan ini saat di awal. Ritme postingan yang lebih padat membuat gue mirip admin akun berita karena harus apdet setiap hari. Karena biasanya gue nulis seminggu sekali, biar trafik blog juga rata. Tapi lama kelamaan gue jadi memahami betapa sulitnya sebuah buku bisa diterbitkan.
Tentang menulis, lagi - lagi tentang itu yang gue dapatkan. Tentang bagaimana 'keras' terhadap diri sendiri lewat tulisan. Tentang bagaimana membuat orang lain memahami maksud yang ingin kita sampaikan lewat tulisan. Tentang cara menyampaikan inspirasi lewat tulisan. Tentang semua yang kalian baca saat ini.

BUKU ITU ABADI; adalah judul yang gue angkat dipenghujung Januari. Pelengkap semua tulisan dibulan ini. Gue belajar banyak dari setiap tema postingan yang dijadwalkan.



Menuliskan kembali mimpi yang akan diwujudkan tahun ini. Gue jadi mengerti bahwa artinya dari setiap mimpi yang ada, harus ada minimal satu yang kita anggap prioritas untuk diwujudkan. Bergerak, bukan sekedar berucap. Bermimpi bukan sekedar berkhayal. Dan mimpi yang akan gue wujudkan tahun ini adalah memiliki buku.

Mungkin terlalu dini untuk ukuran seorang pemula, tapi gue yakin; merangkai kata menjadi frasa, lalu berkumpul menjadi kalimat. Kalimat bergabung menjadi paragraf. Paragraf berdesakan dalam satu halaman. Halaman betumpuk di dalam buku. Tidak ada satu celah perbedaan untuk siapa yang pemula dan siapa yang pakar di dalamnya. Semua sama.

Sama halnya dengan mimpi, setiap orang tidak menemukan celah perbedaan siapa yang pantas dan siapa yang tidak. Setiap orang punya hak yang sama atas mimpi.

Terakhir. Semoga tahun ini, buku gue ada ditangan kalian. Semoga.

6 komentar:

  1. semoga!
    mimpi itu emang sangat diperlukan untuk mencapai sesuatu :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiiinn. Iya gantung mimpi setinggi2nya. Jika pun jatuh, kita masih ada dilautan mimpi. Kata om mario teguh sih. Hehe

      Delete
  2. Gue juga punya hak atas mimpi gue :)

    ReplyDelete

kalo ada komentar yang bisa memunculkan amarah emosi jiwa raga nusa dan bangsa, jangan marah ya kalo dihapus. boleh juga tulis ide kalian untuk postingan berikutnya di sini.